Kubu Jokowi: kampanye Demokrat bukan untuk Prabowo

REPORTED BY: Insan Praditya

Kubu Jokowi: kampanye Demokrat bukan untuk Prabowo Juru Bicara Tim Kampanye Nasional, Arya Sinulingga

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Arya Sinulingga menilai kampanye Partai Demokrat di daerah-daerah bukan untuk Prabowo. Ia menilai langkah Demokrat mengkampanyekan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo-Sandi secara senyap, merupakan pertanda Demokrat ingin menyelamatkan partainya di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

"Saya sih melihatnya, Demokrat itu senyap untuk menyelamatkan partainya. Jadi bukan untuk pak Prabowo, jadi senyap untuk partainya. Jadi saling senyap-senyapan," kata Arya saat ditemui wartawan di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta, Kamis (08/11/2018).

Arya mengatakan cara kampanye senyap Demokrat itu justru membuat elektabilitas Demokrat menurun. Ia mengatakan sejak 2014 Demokrat tidak ikut dalam pertarungan Pilpres.

"Ternyata dia senyap untuk partainya pun malah menurun. Ini kan fakta, fakta di lapangan mengatakan bahwa, demokrat tidak ikut pertarungan Pilpres, tapi senyap juga, parlemennya senyap juga, menurun kursinya," pungkasnya.

Sebelumnya, Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentu mengampanyekan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi. Ia mengatakan SBY tengah berkampanye ke daerah-daerah.

Ferdinand mengatakan ingin membuat gaya kampanye yang berbeda dari yang lain. Ia mengatakan Demokrat mengampanyekan Prabowo-Sandi secara senyap.

"Kita bukan diam-diam, kita memang senyap bergeraknya. Karena kita face to face, wajah ke wajah," kata Ferdinand beberapa waktu yang lalu.

Ferdinand juga mengatakan dengan langsung bertemu dengan masyarakat, Demokrat akan menampung aspirasi masyarakat dari era pemerintahan Jokowi supaya dapat dilakukan oleh pemimpin yang baru.

"Kalau harapannya itu ternyata kita anggap tidak bisa didapat di era Pak Jokowi ya kita berikan alasannya, lebih baik memilih pemimpin baru. Jadi kita mendengarkan mereka dulu, kita tanya mereka hatinya seperti apa yang dirasakan apa," tutupnya.

TKD Jabar: Suara Jokowi-Ma'ruf di Priangan Barat dan Priangan Timur masih lemah
DPR desak Kemenag efisienkan pembuatan kartu nikah
Ma'ruf Amin: Masyarakat salah paham soal orang buta dan budek
Demokrat sepakat dengan Sandiaga soal genderuwo ekonomi di pemerintahan Jokowi
Kubu Prabowo sebut penurunan kemiskinan Jokowi kalah dengan Megawati dan Gusdur
DPR nilai sudah seharusnya standar nilai CPNS tinggi
Dispotdirga sosialisasi jurnalistik dan penggunaan internet TNI AU
Bamsoet: hentikan kenaikan harga beras medium
PT Petamburan minta putusan pengadilan dihormati
Kunjungan DPR ke Selandia Baru bahas isu strategis
Bro Sandi: Di masa depan, air akan lebih berharga dari emas
Sandiaga Uno akan beri cabai mulut politisi yang kasar
DPR sebut kartu nikah lebih efisien dari buku nikah
Fadli Zon nilai Sandiaga langkahi makam tokoh NU tak berdampak bagi bangsa
Rocky Gerung: istilah politik genderuwo Jokowi dangkal dan konyol
Fetching news ...