Jokowi perintahkan TNI-Polri tangkap pelaku pembantaian 31 pekerja proyek di Papua

REPORTED BY: Insan Praditya

Jokowi perintahkan TNI-Polri tangkap pelaku pembantaian 31 pekerja proyek di Papua Presiden RI, Joko Widodo

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk menangkap pelaku penembakan kepada 31 pekerja proyek PT Istaka karya di Nduga, Papua, Sabtu (30/12/2018).

"Saya juga telah memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mengejar dan menangkap seluruh pelaku tindakan biadab dan tidak berperikemanusian tersebut. Kita akan tumpas mereka sampai akar-akarnya," ujarnya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (05/12/2018).

Jokowi menegaskan negara tidak akan takut terhadap terror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Dia berjanji akan memberantas gerakan separatis tersebut di tanah Papua.

"Saya tegaskan tidak ada tempat untuk kelompok kriminal bersenjata di tanah Papua maupun di seluruh pelosok Indonesia. Dan kita tidak akan pernah takut," tegasnya.

Melihat kejadian tersebut, Jokowi mengatakan akan terus bersemangat melanjutkan tugas pembangunan di daerah Papua demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Bahkan membuat tekad saya membara untuk melanjutkan tugas besar kita,untuk membangun tanah Papua, serta untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tutupnya.

Senada dengan Jokowi, Ketua Komnas Hak Asasi Manusia (HAM), Ahmad Taufik Damanik meminta peran TNI dan Polri menindak dan menangkap pelaku penembakan yang menewaskan 31 pekerja proyek PT Istaka Karya di kabupaten Nduga, Papua.

"Kami meminta aparat penegak hukum sesegera mungkin bisa menindak dan menangkap para pelaku, sesuai dengan aturan yang berlaku dan prinsip-prinsip hak asasi manusia," ujarnya di gedung Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (05/12/2018).

Selain itu, Jokowi mengatakan pemerintah juga harus melibatkan berbagai elemen seperti pemerintah daerah maupun masyarakat dalam upaya pencegahan dan perlindungan terhadap korban atau saksi kunci yang selamat. Dengan begitu, peristiwa tersebut tidak dapat terulang kembali.

"Meminta pemerintah untuk meningkatkan upaya-upaya pencegahan, dengan melibatkan berbagai elemen (pemeritah daerah dan masyarakat) agar peristiwa yang sama tidak terulang kembali," imbuhnya.

 

Wacana dekriminalisasi pengguna narkoba dalam RUU
TKN sambut baik PAN Sumsel yang membelot ke Jokowi
 Gerindra minta pemerintah lakukan audit E-KTP yang tercecer di Duren Sawit
PWJ desak usut tuntas pengeroyok wartawan di Polsek Ciracas
Komisi II nyatakan pentingnya netralitas PNS Banten
Bank BRI raih penghargaan tata kelola perusahaan terbaik
DPR nilai misi perdamaian sebagai modal Indonesia
Gerindra apresiasi pengakuan La Nyalla Mahmud yang sebar isu Jokowi PKI
IHSG menguat, namun saham dua perusahaan ini ajlok
DPR belum putuskan bentuk Pansus bahas e-KTP
DPR: saatnya fokus pada daerah kepulauan
Tips beli produk Puma original dengan harga murah
Utang menggunung Waskita Karya
Terlupakannya Asas keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi
Bantah pecat DPW Kalsel, PAN: Kami butuh Muhidin
Fetching news ...