Edy Rahmayadi: Tolong jangan bully saya

REPORTED BY: Insan Praditya

Edy Rahmayadi: Tolong jangan bully saya Ketua Umum PSSI,Edy Rahmayadi

Ketua Umum PSSI meminta masyarakat tidak lagi mem-bully dirinya karena merosotnya prestasi sepakbola Indonesia..Menurut Eddy, sudah merupakan realitas bahwa kondisi sepak bola Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara lain.

Hal itu sudah disampaikan Edy kepada Presiden RI Joko Widodo, 23 menteri, dan anggota DPR RI Komisi X, sebulan setelah dirinya menjabat Ketua PSSI.

“Kalau dibandingkan dengan negara lain, Indonesia masih jauh tertinggal. Bisa dilihat dari jumlah pemain, sarana stadion, dan lainnya. Saya bilang sama Presiden kalau kita belum punya pemain bola yang pas, kuantitas saja masih kurang, apalagi kualitas,” kata Edy, Rabu (0Ed5/12/2018).

Berdasarkan data 2016, jumlah pemain Indonesia sangat minim.

Jumlah pemain Indonesia sangat jauh daripada Belanda yang memiliki 1,2 juta pemain dari 16,7 juta jiwa penduduk atau Spanyol memiliki 4 juta lebih pemain dari 46,8 juta jiwa warganya.

Jerman memiliki 6,3 juta pemain dari 80.700.000 jiwa penduduk, Thailand 1,3 juta pemain dari 64.600.000 jiwa penduduk, dan Singapura memiliki 190.000 pemain dari 4.500.000 jiwa.

"Sementara, Indonesia hanya punya pemain 67 ribu dari 250 juta jiwa. Tolong jangan dibully-bully lagi saya. Kalau mau beritakan, beritakan lah ini,” katanya kepada para wartawan.

 

 

Wacana dekriminalisasi pengguna narkoba dalam RUU
TKN sambut baik PAN Sumsel yang membelot ke Jokowi
 Gerindra minta pemerintah lakukan audit E-KTP yang tercecer di Duren Sawit
PWJ desak usut tuntas pengeroyok wartawan di Polsek Ciracas
Komisi II nyatakan pentingnya netralitas PNS Banten
Bank BRI raih penghargaan tata kelola perusahaan terbaik
DPR nilai misi perdamaian sebagai modal Indonesia
Gerindra apresiasi pengakuan La Nyalla Mahmud yang sebar isu Jokowi PKI
IHSG menguat, namun saham dua perusahaan ini ajlok
DPR belum putuskan bentuk Pansus bahas e-KTP
DPR: saatnya fokus pada daerah kepulauan
Tips beli produk Puma original dengan harga murah
Utang menggunung Waskita Karya
Terlupakannya Asas keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi
Bantah pecat DPW Kalsel, PAN: Kami butuh Muhidin
Fetching news ...