Asian Games 2018 dan capaian target wisman

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Asian Games 2018 dan capaian target wisman

Ajang Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Indonesia diharapkan dapat memperkuat pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara. Saat ini, konsep yang sedang digalakan oleh sektor pariwisata adalah masalah pemasaran, yakni promosi ke luar negeri. Oleh karena itu, Komisi X DPR mendukung konsep Kementerian Pariwisata untuk memberikan anggaran yang lebih besar pada bidang promosi ke luar negeri.

“Fokus pemasaran luar negeri harus memetik hasil yang maksimal, karena dari segi anggaran sudah diberikan. Tentu hal ini dapat menjadi kesempatan untuk memasarkan kepada para atlet Asian Games. Kemenpar harus dapat menangkap momen ini untuk tujuan meraih wisatawan mancanegara yang targetnya pada tahun 2019 adalah 20 juta wisatawan,” ucap Anggota Komisi X DPR RI Nuroji di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/01/2018).

Politisi F-Gerindra itu mengatakan, sekarang ini sudah terjalin sinergi antara Kementerian Pariwisata, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Salah satu hasil dari kerjasama yang telah dilakukan itu di antaranya adalah mengenai Logo Asian Games 2018 yang dirancang oleh Bekraf.

“Tinggal bagaimana di lapangan nanti menguatkan kerjasama tersebut, terutama pada bidang pariwisata. Saya juga telah melihat di beberapa daerah, terutama di Jakarta, beberapa tempat yang merupakan destinasi pariwisata telah dihiasi logo-logo Asian Games. Itu artinya promosi sudah berjalan,” ujar Nuroji.

Dengan kedatangan para pemain atau atlet-atlet dari luar negeri, harus juga disediakan destinasi wisata yang menarik. “Selain itu harus juga diberdayakan dan disinergikan dengan penguatan ekonomi kreatif, seperti pembuatan souvenir, kesiapan hotel, rumah makan dan sektor-sektor pariwisata lainnya,” pungkas politisi asal dapil Jawa Barat itu.

Matka-Nordic Travel Fair

Di tempat terpisah, pemerintah berupaya menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman) asal Eropa melalui promosi Wonderful Indonesia di ajang Matka-Nordic Travel Fair 2018.

Asisten Deputi (Asdep) Peningkatan dan Pengembangan Pasar Eropa, Timteng, Amerika dan Afrika Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Nia Niscaya di Jakarta, Selasa (16/01/2018), mengatakan pasar pariwisata di kawasan Nordic merupakan salah satu potensi pasar yang besar.

"Indonesia menargetkan mampu mendatangkan lebih dari 2,1 juta wisman Eropa ke Indonesia. Lebih khusus lagi, sebagai salah satu bagian dari pasar Eropa, pasar Nordic memiliki potensi yang besar sebagai originasi wisman," kata Nia.

Nordic adalah kawasan geografis di Utara Eropa dan Atlantik Utara, yang meliputi Denmark, finlandia, Islandia, Norwegia dan Swedia, termasuk Greenland dan Kepulauan Faroe.

Menurut dia, dengan jumlah populasi lebih dari 27 juta jiwa dan rata-rata penghasilan per kapita sebesar 55.235 dolar AS, pasar Nordic adalah pasar yang patut untuk diperhitungkan.

Pada 2015, jumlah wisman Nordic yang berkunjung ke Indonesia sebanyak 98.960 wisman. Jumlah tersebut meningkat pada 2016 hingga lebih dari 100.000 wisman.

Oleh karena itu, Indonesia turut mengambil bagian dalam pameran pariwisata terbesar di kawasan Eropa Utara yang bahkan telah diakui sebagai event terbaik untuk masuk ke pasar Nordic, Baltic, dan Rusia, yaitu Matka - Nordic Travel Fair.

Pada kesempatan itu, pihaknya menggandeng sejumlah industri pariwisata yang terdiri dari Destination Management Company/ Organization (DMC/DMO), tour agents/tour operator (TA/TO), dan hotel untuk turut serta berpromosi di Paviliun Indonesia seluas 60 m2 di Matka-Nordic Travel Fair 2018.

Paviliun Indonesia pada tahun ini mengangkat tema "Kekuatan Bahari Indonesia Sebagai Negara Maritim dengan Keragaman dan Budaya".

Sementara itu, untuk meramaikan paviliun Indonesia, Kemenpar akan menampilkan tari-tarian tradisional dan menyajikan minuman khas Indonesia selama pameran berlangsung.

Rompi kuning KPK untuk Inneke Koesherawati
Racun kemesraan dalam pernikahan
Demokrat upayakan Jokowi tak lawan kotak kosong
PKS minta kader belajar dari kemenangan Erdogan
Usir jerawat dengan kulit semangka
Gerindra daftarkan mantan koruptor di Pileg 2019
Ngabalin jadi komisaris Angkasa Pura, Fadli: BUMN amburadul
Bumi Manusia bukan sekadar cinta Minke dan Annelies
Politisi berbondong-bondong ke NasDem, ada apa?
Politisi terima uang transfer untuk pindah partai harus lapor KPK
Riza Chalid penampakan di acara NasDem, sudah aman?
Golkar ngotot daftarkan caleg mantan napi korupsi
Nikmati empat hari Festival Bunaken
Film ’22 Menit’ hadir di Anugrah Jurnalistik Polri 2018
Etika politik dan pindah partai
Fetching news ...