Prabowo sebut harga beras dan daging RI tertinggi, Kubu Jokowi: Jangan bohong lagi!

REPORTED BY: Insan Praditya

Prabowo sebut harga beras dan daging RI tertinggi, Kubu Jokowi: Jangan bohong lagi! Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto

Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga mengatakan Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mulai menakut-nakuti masyarakat dengan data hoaks terkait harga beras dan daging di Indonesia tertinggi di dunia. Ia mengatakan dari data yang didapatnya, harga beras di Indonesia menduduki urutan ke-80.

"Karena Prabowo mengatakan bahwa harga beras tertinggi di dunia dan daging tertinggi di dunia. Padahal dari data yang ada, jelas sekali bahwa Indonesia itu harga beras nomor 80. Itu artinya yang nomor satu tertinggi, 80 itu terakhir," kata Arya saat dihubungi wartawan, Jumat (15/02/2019).

Arya mengatakan harga beras termahal adalah Jepang. Ia mengatakan harga beras Indonesia hanya lebih mahal dari pada Polandia, Vietnam, Nepal dan Kazakhstan. Selain itu, menurutnya di Asia Tenggara harga beras Indonesia lebih murah dibandingkan Thailand.

"Termahal itu di Jepang. Di Jepang itu mahal beras, sampai Rp59.000/kg, kita Rp12.000. Kita itu hanya lebih mahal daripada Polandia yang Rp11.857, Vietnam, Nepal, Kazhakstan dan seterusnya. Untuk di Asia Tenggara saja, kita termasuk rendah. Bahkan dibanding Thailand pun, kita masih lebih rendah," ujarnya.

Arya mempertanyakan beras apa yang  dikatakan Prabowo paling mahal. Ia menyarankan Prabowo tidak membuat kebohongan-kebohongan lagi.

"Jadi kalau dikatakan Pak Prabowo bahwa Indonesia paling mahal harga beras, ini beras apa? beras mana? Pak Prabowo ini tahu tidak harga beras? Dia pernah beli beras? Jangan buat kebohongan-kebohongan lagi," tuturnya

Selain harga beras, Arya mempertanyakan pernyataan Prabowo terkait harga daging di Indonesia tinggi. Ia mengatakan dari data yang didapatnya, harga daging dunia menempatkan Indonesia pada urutan ke-49 dari 89 negara.

"Ini lebih parah lagi. Karena bukti bahwa harga daging di dunia Indonesia masuk nomor 49, dari 89 negara. Jadi ada di atasnya 48 negara yang lebih mahal. Paling mahal itu di Swiss, mencapai Rp675.000/kg, Hong Kong mencapai Rp276.000/kg," jelasnya.

Selanjutnya, Arya mengatakan Prabowo sedang menakut-nakuti masyarakat dengan kebohongan harga beras dan daging. Ia mempertanyakan seorang capres membuat data yang tidak benar.

"Pak Prabowo bikin hoaks lagi nih, bikin kebohongan lagi, menakut-nakuti rakyat lagi. Capres kok begini? Capres kok membuat data yang tidak benar? Ayo kita bikin pemilu kita, pemilu yang benar dan bersih, yang baik. Bukan pemilu yang menakut-nakuti dan bikin hoaks terus," pungkasnya.

Sebelumnya, Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut harga beras, daging dan daging ayam di Indonesia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia. Ia berjanji untuk memperbaiki kondisi tersebut jika mendapatkan amanah untuk memimpin Indonesia.

"Beras di Indonesia jadi salah satu tertinggi di dunia. Demikian daging juga tertinggi di dunia. Daging ayam tertinggi di dunia. Salah satu yang tertinggi di dunia. Perjuangan kami adalah untuk kita perbaiki keadaan ini dengan segera," kata Prabowo saat berkampanye di Blora, Jawa Tengah, Kamis (14/02/2019).

Ini isi tuntutan aktivis lingkungan untuk elit politik
Kubu Prabowo beri pembelaan atas pemecatan guru honorer pose dua jari
Es mencair, puluhan jenazah pendaki di Puncak Everest muncul
Dicoret di dua kabupaten, ini respons Partai Berkarya
BPN yakin sosok Sandiaga Uno mampu lampaui elektabilitas petahana
Impor bawang putih dinilai bakal turunkan elektabilitas Jokowi
Dilaporkan ke Bawaslu, Ma'ruf Amin: Itu tidak tepat
Prabowo-Sandi akan kumpulkan ketum partai dan tokoh agama
Tak serahkan dana kampanye, 11 Parpol digugurkan di tingkat daerah
DPR soroti hak politik narapidana dan warga binaan
Fadli Zon: Wiranto super ngawur
Prabowo kampanye di Makassar, Sandiaga di Jawa Tengah
IHSG ditutup menguat di level 6.501
Mayoritas pemilih tidak tertarik janji capres
Usai Romy dicokok KPK, PPP yakin bangkit
Fetching news ...